Gangguan Kekurangan Mineral

Penyakit Kekurangan Mineral

Kebutuhan tubuh akan mineral dan Trace Mineral tidak dapat diabaikan. Kedua unsur tersebut merupakan katalisator vitamin maupun nutrisi tubuh yang sangat dibutuhkan guna membangun dan menjaga kesehatan tubuh secara optimal. Juga sangat membantu menjaga keseimbangan mineral-mineral lainnya.

Mineral sangat baik dikonsumsi setiap hari. Anda bisa mencampurnya dengan juice, makanan atau minuman. Mineral bermanfaat menyalurkan dan membangkitkan sistem elektrik dalam tubuh agar tubuh selalu tampil prima.

Formula Trace Mineral diproses secara alami, dengan mengurangi sodium dan menghasilkan sebuah formula yang khasiatnya 26 kali lebih banyak dari mineral lainnya.

Hanya CMD-Formula Trace mineral terkuat saat ini yang sanggup menjaga kesehatan Anda secara Alami.

Hasil gambar untuk mineral pada makanan
a.      Kalsium
·         Gangguan pertumbuhan, tulang kurang kuat, mudah bengkok dan rapuh, disebut juga ricketsia atau rachitis;
·         Tetani atau kejang otot, misalnya pada kaki;
·         Lambatnya pembekuan darah bila terjadi luka.

b.      Phospor (P)
Menyebabkan kerusakan pada tulang, dengan gejala rasa lelah dan kurang nafsu makan.

c.       Magnesium (Mg)
Terjadi pada komplikasi penyakit yang menyebabkan gangguan absorpsi.

d.      Biotin
Mengakibatkan peradangan pada kulit & bibir

e.       Niasin (Aasam Nikotinat)
Mengakibatkan Pellagra (dermatosis, peradangan pada lidah, fungsi usus & otak yg abnormal)

f.       Natrium
Mengakibatkan kebingungan, koma
g.      Asam Folat
Mengakibatkan berkurangnya jumlah semua jenis sel darah (pansitopenia), sel darah merah yg berukuran besar (terutama pada wanita hamil, bayi & penderitamalabsorpsi)
Asam folat (vitamin B9) memainkan peran kunci dalam pembelahan sel dan pertumbuhan jaringan.Defisiensi asam folat meningkatkan resiko melahirkan bayi dengan tabung saraf (neural tube) yang cacat dan kecacatan lain.
Spina bifida dan anencephaly, merupakan dua jenis kecacatan pada tabung saraf yang paling sering terjadi.Kelainan ini terjadi ketika tabung saraf tidak menutup dengan sempurna, sehingga otak atau spinal cord bayi akan terpapar cairan ketuban. Kecacatan pada tabung saraf diperkirakan memengaruhi 300.000 atau lebih bayi baru lahir setiap tahunnya.
Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan gangguan fungsi kognitif pada orang dewasa. Hal ini cenderung lebih sering terjadi pada masyarakat yang lebih banyak mengonsumsi sereal (rendah folat) dan sedikit sayuran hijau dan buah-buahan (tinggi folat).

h.      Zat Besi
Zat besi dalam darah berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Oleh karena itu zat besi sangat penting untuk kelangsungan hidup kita.
Tubuh menyimpan zat besi di beberapa tempat. Perempuan memerlukan zat besi lebih banyak daripada laki-laki. Selama kehamilan, untuk pertumbuhan, bayi juga membutuhkan zat besi yang diambil dari darah ibu.
Pada tahap yang lebih parah, kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Anemia didefinisikan sebagai konsentrasi hemoglobin darah yang rendah. Diperkirakan 40 persen penduduk dunia (yaitu lebih dari 2 milyar orang) mengalami anemia.
Kekurangan zat besi juga dapat merusak perkembangan otak serta meningkatkan kematian ibu dan anak. Lebih dari 130.000 wanita dan anak-anak meninggal setiap tahun karena kekurangan zat besi (anemia).

i.        Seng
pertumbuhan yg lambat, tertundanya kematangan seksual, berkurangnya sensasi rasa.
Tubuh manusia bergantung pada zinc untuk melakukan banyak fungsi termasuk penyembuhan luka, pertumbuhan dan perbaikan jaringan, pembekuan darah, metabolisme protein, karbohidrat, lemak dan alkohol, perkembangan janin, serta produksi sperma.
Gejala kekurangan yang cukup parah diantaranya adalah gangguan pertumbuhan, diare, gangguan mental, dan terjadinya infeksi yang berulang.
Sekitar 20 persen dari populasi dunia memiliki resiko defisiensi zinc. Daerah-daerah yang paling terpengaruh meliputi Asia Selatan (khususnya, Bangladesh dan India), Afrika, dan Pasifik barat.
Percobaan pemberian suplemen zinc dilakukan selama beberapa dekade terakhir pada anak-anak dari negara-negara berkembang, telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang lebih baik dan penurunan insiden diare, pneumonia, dan berbagai penyakit menular.

j.        Asam Pantotenat
Mengakibatkan penyakit saraf, kaki terbakar

k.      Klorida
Mengakibatkan gangguan keseimbangan asam-basa

l.        Selenium
Kekurangan selenium mengakibatkan nyeri otot & kelemahan
m.    Fosfat
Mudah tersinggung, kelemahan, kelainan sel darah, kelainan usus & ginjal

n.      Tembaga
Mengakibatkan anemia pada anak² yg menderitamalnutrisi

o.      Yodium
pembesaran kelenjar tiroid (goiter), kretinisme, tuli-bisu, pertumbuhan janin & perkembangan otak yg abnormal
Delapan belas juta anak per tahun lahir dengan gangguan mental karena defisiensi iodium. Hampir dua milyar orang tidak tercukupi kebutuhan iodium dari makanan yang mereka konsumsi, sepertiganya merupakan anak usia sekolah.
Orang dengan defisiensi iodium kronis menunjukkan penurunan kecerdasan (IQ) mereka hingga 12,5-13,5 points.
Iodium merupakan mineral penting bagi perkembangan dan pertumbuhan tubuh. Tubuh memerlukan iodium untuk menghasilkan hormon yang mengatur kelenjar tiroid.
Tanda yang paling umum dikenal akibat kekurangan iodium adalah gondok, atau pembengkakan kelenjar tiroid di leher. Kekurangan iodium terutama mempengaruhi perkembangan otak.
Hal ini juga dapat menyebabkan kretinisme, kondisi paling parah dari keterbelakangan mental dan cacat fisik.

p.      Kalium (K)
Kekurangan terjadi jika diare kronis, muntah pada penggunaan obat pencahar, deuretik.
sumber: http://shetyadam.blogspot.co.id/2011/10/penyakit-yang-ditimbulkan-akibat.html


Komentar

Postingan populer dari blog ini

GERAK NASTI

MEKANISME PENDENGARAN PADA HEWAN